Konstruktif News
Minggu, 1 Februari 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Regional/Daerah
    • Medan
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
  • Hiburan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Profil
  • Sehat
  • Seremoni
  • Video
  • Viral
Konstruktif News
No Result
View All Result
Konstruktif News
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional/Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Hiburan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Video
  • Viral
Home Regional/Daerah Pematangsiantar

GMKI Pematangsiantar-Simalungun: Pesta Demokrasi Momentum Krusial Dalam Memerangi Korupsi

Redaksi Konstruktif Penulis: Redaksi Konstruktif
19 Oktober 2023 | 17:47 WIB
Rubrik: Pematangsiantar
0

Pematansiantar – Konstruktif.id | Korupsi merupakan suatu perilaku yang melenceng dari etika dan integritas dan telah menjadi permasalahan serius di berbagai tingkatan masyarakat dan pemerintahan. Fenomena ini mencerminkan cacat dalam struktur sosial, ekonomi dan politik serta dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Korupsi mengakibatkan berbagai konsekuensi serius bagi masyarakat. Korupsi dapat menghambat pertumbuhan ekonomi. Selain itu, akses yang tidak adil terhadap pelayanan publik dapat menciptakan ketimpangan sosial dan memperparah kesenjangan ekonomi di masyarakat.

Ada beberapa alasan yang dapat memicu terjadinya korupsi dalam pemerintahan, yakni
pertama, kendala sistemik dan kurangnya transparansi. Sistem pemerintahan yang kurang efisien atau memiliki celah-celah dalam aturan dan regulasi dapat menciptakan kesempatan bagi tindakan korupsi. Kurangnya transparansi dan pengawasan yang efektif memungkinkan oknum pejabat pemerintah untuk menyalahgunakan kekuasaan dan sumber daya tanpa mudah terdeteksi. Kedua, kurangnya penegakan hukum yang efektif. Ketidakpastian hukum atau penegakan hukum yang lemah menciptakan persepsi di kalangan pelaku korupsi bahwa mereka tidak akan menghadapi konsekuensi serius atas tindakan mereka. Hal ini memicu penyebaran praktik korupsi dan kurangnya kepatuhan terhadap hukum.

Ketiga, budaya yang mendukung korupsi. Budaya yang menerima atau bahkan membenarkan praktik korupsi dapat menjadi faktor penentu terjadinya korupsi. Jika korupsi dianggap sebagai norma atau diterima di dalam suatu pemerintahan, maka perilaku koruptif cenderung akan dipelihara dan berkembang. Keempat, kurangnya etika dan kesadaran sosial. Ketidaktahuan etika, integritas yang lemah dan kurangnya kesadaran sosial akan konsekuensi negatif korupsi dapat mempengaruhi individu untuk melakukan tindakan korupsi. Kurangnya nilai moral dalam perilaku dan tindakan sehari-hari dapat memudahkan orang untuk melanggar prinsip-prinsip etika. Kelima, monopoli kekuasaan dan oligarki. Adanya monopoli kekuasaan atau oligarki, dimana kekuasaan terpusat pada kelompok kecil atau individu, dapat menciptakan kesempatan bagi korupsi. Penguasaan kekuasaan secara eksklusif oleh segelintir orang dapat membuka pintu untuk penyalahgunaan dan korupsi tanpa adanya kontrol yang memadai. Terakhir, sistem politik yang rentan terhadap korupsi. Sistem politik yang rentan terhadap korupsi, seperti praktik nepotisme, patronase atau pemberian jabatan berdasarkan hubungan pribadi daripada kualifikasi, dapat memfasilitasi terjadinya korupsi. Keterkaitan antara kepentingan politik dan ekonomi sering kali menghasilkan sistem yang mudah disusupi oleh korupsi.

Korupsi juga merupakan kanker sosial yang merusak fondasi integritas, kepercayaan dan keadilan dalam suatu negara. Fenomena ini bukan hanya sekadar masalah hukum, melainkan mencerminkan kegagalan dalam sistem tata kelola pemerintahan. Korupsi tidak hanya merugikan fiskal, tetapi juga menyengsarakan rakyat kecil dan memperburuk ketimpangan sosial.

Rezeki Situmeang selaku Wakil Ketua Bidang Aksi dan Pelayan BPC GMKI Pematangsiantar-Simalungun dengan tegas mengatakan bahwa Pesta demokrasi yang diadakan pada tahun 2024 menjadi momentum krusial dalam memerangi korupsi.

“Pada pesta demokrasi ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk menilai integritas dan komitmen calon pemimpin. Pemilih memiliki peran krusial dalam menyeleksi pemimpin yang bersih dari praktik corrupt dan mampu menjalankan tugas dengan transparansi serta akuntabilitas.
Namun, pesta demokrasi tidak boleh hanya sekadar seremonial. Peningkatan pemahaman politik dan edukasi yang kuat perlu ditanamkan kepada masyarakat untuk memungkinkan mereka memilih pemimpin yang berintegritas. Para calon pemimpin juga harus berkomitmen untuk memerangi korupsi dengan memprioritaskan tata kelola pemerintahan yang transparan, menjalankan penegakan hukum secara adil dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan”, ungkap Rezeki.

Selain itu, Armada P. G. Simorangkir selaku Ketua Cabang GMKI Pematangsiantar-Simalungun mengajak masyarakat lebih peka dalam memilih dan mengawasi pesta demokrasi terutama mencegah adanya koruptor.

“Dalam konteks Pesta Demokrasi 2024, masyarakat perlu melihat lebih dari sekadar retorika politik. Mereka harus mencari pemimpin yang memiliki integritas, memiliki catatan tindakan nyata melawan korupsi dan berkomitmen untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat. Demokrasi bukan hanya tentang memberikan suara, tetapi juga tentang memilih dan mendukung pemimpin yang memegang prinsip-prinsip moral dan keadilan dalam menjalankan tugas kenegaraan. Di Kota Pematangsiantar-Simalungun juga belum aman dari yang namanya korupsi. Sebagai sebuah gerakan yang memerangi korupsi, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) teguh menolak segala bentuk korupsi dan bertekad untuk memerangi serta mencegahnya dengan kekuatan kebersamaan dan kepedulian”, ujar Armada.

“GMKI memahami bahwa korupsi bukan hanya sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga menggugah nurani moral dan mencoreng tatanan sosial yang seharusnya adil dan berdaya. GMKI juga melaksanakan pengawasan terhadap pemerintah dengan mengkaji kebijakan dan pengelolaan dana publik. Hal ini dilakukan dengan menyuarakan kritik konstruktif, mengadvokasi kebijakan transparan dan akuntabel serta memantau implementasi regulasi yang telah ditetapkan, tambah Armada.(rel/Red)

ShareTweetSendShareSharePin

Baca Juga

Pematangsiantar

Polres Pematangsiantar Ungkap Pemilik Sabu 1,32 Gram di Jalan SM. Raja

Penulis: Konstruktif.id
31 Januari 2026 | 23:27 WIB

Pematangsiantar - Konstruktif.id | Polres Pematangsiantar melalui Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap kepemilikan narkoitika jenis sabu di Jalan SM. Raja...

Read moreDetails
Pematangsiantar

Dukung Ketapang Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Bantu Pupuk Warga Binaan

Penulis: Konstruktif.id
31 Januari 2026 | 23:24 WIB

Pematangsiantar - Konstruksi.id | Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Siantar Selatan Polres Pematangsiantar melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Aek Auli...

Read moreDetails
Pematangsiantar

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Monitoring Distribusi MBG

Penulis: Konstruktif.id
31 Januari 2026 | 23:21 WIB

Pematangsiantar - Konstruktif.id | Polsek Siantar Timur Polres Pematangsiantar melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Tomuan Aiptu Okto Sihole melaksakanakan monitoring pendistribusian Makan...

Read moreDetails
Pematangsiantar

Polsek Siantar Timur Respon Cepat Selesaikan Keributan di Jalan Dalil Tani II

Penulis: Konstruktif.id
31 Januari 2026 | 23:19 WIB

Pematangsiantar - Konstruktif.id | Personil Polsek Siantar Timur Polres Pematangsiantar respon cepat melakukan pengecekan sekaligus selesaikan keributan di Jalan Dalil...

Read moreDetails
Pematangsiantar

Proses Penyelidikan Penganiayaan Penyandang Disabilitas Masih Berjalan, Polres Pematangsiantar Bawa Korban ke Psikolog

Penulis: Konstruktif.id
31 Januari 2026 | 23:15 WIB

Pematangsiantar - Konstruktif.id | Adanya Laporan Polisi (LP) dugaan penganiayaan seorang penyandang disabilitas Septiano S. Damanik (21),Polres Pematangsiantar melalui Satuan...

Read moreDetails
Pematangsiantar

Polsek Siantar Utara Tingkatkan Patroli Cegah Tawuran Pelajar

Penulis: Konstruktif.id
31 Januari 2026 | 00:18 WIB

Pematangsiantar - Konstruktif.id | Polsek Siantar Utara Polres Pematangsiantar tingkatkan patroli dengan melaksanakan kegiatan rutin yang di tingkatkan (KRYD) antisipasi...

Read moreDetails

Berita Terkini

Pematangsiantar

Polres Pematangsiantar Ungkap Pemilik Sabu 1,32 Gram di Jalan SM. Raja

31 Januari 2026 | 23:27 WIB
Pematangsiantar

Dukung Ketapang Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Bantu Pupuk Warga Binaan

31 Januari 2026 | 23:24 WIB
Pematangsiantar

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Monitoring Distribusi MBG

31 Januari 2026 | 23:21 WIB
Pematangsiantar

Polsek Siantar Timur Respon Cepat Selesaikan Keributan di Jalan Dalil Tani II

31 Januari 2026 | 23:19 WIB
Pematangsiantar

Proses Penyelidikan Penganiayaan Penyandang Disabilitas Masih Berjalan, Polres Pematangsiantar Bawa Korban ke Psikolog

31 Januari 2026 | 23:15 WIB
Pematangsiantar

Polsek Siantar Utara Tingkatkan Patroli Cegah Tawuran Pelajar

31 Januari 2026 | 00:18 WIB
Pematangsiantar

Polsek Siantar Timur Laksanakan Sambang Kamtibmas dan Tempel Stiker Call Center 110

31 Januari 2026 | 00:15 WIB
Pematangsiantar

Ciptakan Kamtibmas Yang Kondusif,Samapta Polres Pematangsiantar Pengamanan Objek Vital

31 Januari 2026 | 00:12 WIB
Pematangsiantar

Cegah 3C dan Premanisme,Polsek Siantar Barat Rutin Patroli Jalan Kaki

31 Januari 2026 | 00:08 WIB
Pematangsiantar

Polsek Siantar Barat Respon Cepat Temukan HP Siswi SMA Terjatuh

31 Januari 2026 | 00:05 WIB
Pematangsiantar

Kasat Samapta Polres Pematangsiantar Pengecekan Personil Pengamanan Objek Vital

29 Januari 2026 | 20:16 WIB
Pematangsiantar

Kasat Lantas Polres Pematangsiantar Survey Perlintasan Sebidang Rel Kereta Api

29 Januari 2026 | 20:11 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2020-2024 Konstruktif ID

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Regional/Daerah
    • Medan
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
  • Hiburan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Profil
  • Sehat
  • Seremoni
  • Video
  • Viral

© 2020-2024 Konstruktif ID

rotasi barak berita hari ini danau toba