Simalungun | Konstruktif.id
Himpunan Masyarakat Batak Toba (Humatob) Kabupaten Simalungun, sebagai salah satu elemen masyarakat sipil yang sejak awal menyatakan dukungannya kepada pemenangan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Simalungun periode 2021 – 2023, Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Zonny Waldi, kembali menegaskan komitmennya akan mengawal kebijakan pasangan yang baru dilantik ini.
Pernyataan dan komitmen tersebut dinyatakan langsung oleh Pardomuan Nauli Simanjuntak SH kepada awak media pada acara Syukuran Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, Senin (26/4).
Sebelumnya, di hari yang sama, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melantik pasangan
Bupati dan Wakil Bupati Simalungun periode 2021-2024, Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Zonny Waldi, di Rumah Dinas Gubsu Jl Sudirman Medan, Senin (26/4).
Dalam pernyataannya, Pardomuan mengatakan pihaknya mengharapkan bupati dan wabup, menjadi solusi, sebagaimana disampaikan dalam visi misinya, saat kampanye.
“Sesuai visi dan misi mereka, yaitu untuk mensejahterakan rakyat Kabupaten Simalungun, itulah yang mesti diimplementasikan. Saya harapkan, mereka bisa merangkul semua elemen masyarakat, serta bahu membahu membangun Simalungun ke depan,” tegasnya.
Pardomuan mengharapkan tidak ada pengkotak-kotakan. Tidak ada yang merasa kalah dan yang menang.
“Yang menang adalah rakyat Simalungun, sehingga nantinya bisa terwujud visi dan misi yang mereka torehkan,” katanya lagi.
Humatob Simalungun, menurut Pardomuan, siap mengawal kebijakan-kebijakan bupati dan wakil bupati yang baru.
“Kita sudah mendukung dari awal. Sudah mendeklarasikan bahwa Masyarakat Batak Toba Kabupaten Simalungun, siap bersama-sama dengan pemimpin baru ini, untuk menghadirkan Simalungun yang sejahtera,” tegasnya.
Namun di sisi lain, Pardomuan juga mengakui bawah Humatob Simalungun juga tetap siap menjadi bagian daripada elemen masyarakat untuk mengkritisi kebijakan bupati.
“Jika kebijakan itu tidak sesuai dengan apa yang mereka sebut pada waktu kampanye, tentu Humatob akan tampil menjadi pemberi kritik yang bersifat konstruktif,” ujarnya.
Bupati dan Wakil Bupati, usai pelantikan, menggelar syukuran di kediaman pribadi masing-masing, di Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar.
Protokol kesehatan secara ketat diterapkan, seperti pembatasan jumlah undangan yang diperkirakan kira-kira 150 orang sesuai kapasitas tempat, menyediakan cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh dan menyusun kursi berjarak satu meter.
Sudiahman berharap, warga dan elemen masyarakat dapat memakluminya mengingat pandemi Covid-19 yang belum berakhir.
Penerapan itu sesuai pesan Bupati Radiapoh Sinaga dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus Corona di Simalungun. (Jeffri Simangunsong).