Konstruktif News
Sabtu, 31 Januari 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Regional/Daerah
    • Medan
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
  • Hiburan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Profil
  • Sehat
  • Seremoni
  • Video
  • Viral
Konstruktif News
No Result
View All Result
Konstruktif News
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional/Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Hiburan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Video
  • Viral
Home News Nasional

Pilkada 2020 Antara Bencana Kesehatan, Ekonomi, dan Demokrasi

redaksi Penulis: redaksi
27 September 2020 | 13:30 WIB
Rubrik: Nasional
0

Jakarta | Konastruktif.ID  — Pemerintah dan DPR RI sepakat tetap menggelar pilkada pada 9 Desember 2020. Kesepakatan itu diambil setelah pemerintah dan DPR menilai bahwa situasi di tengah pandemi virus corona (Covid-19) masih terkendali saat ini.

Namun desakan menunda pilkada terus digaungkan demi aspek keselamatan kesehatan masyarakat, ketahanan ekonomi, dan kualitas demokrasi. sehingga totalnya menjadi 262.022 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 191.853 orang dinyatakan telah sembuh dan 10.105 orang meninggal dunia.

Sebanyak empat provinsi yang akan menggelar Pilkada Serentak 2020 masuk lima besar penyumbang kasus positif harian Covid-19.

Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera meminta pemangku kepentingan tidak memaksakan Pilkada Serentak 2020 tetap digelar pada 9 Desember.

Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan harus tetap memperhatikan kualitas proses pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 demi memberikan hasil yang baik bagi masyarakat.

“Jangan sampai memaksakan pilkada tapi tidak memperhatikan kualitas dari pilkada itu sendiri. Kualitas proses akan mempengaruhi hasil dan perlu diingat, hasil dari pilkada akan dirasakan dalam jangka waktu yang panjang oleh masyarakat,” ucap Mardani kepada CNNIndonesia.com, Kamis (24/9).

Ia mengakui penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 berpotensi memunculkan klaster baru terkait penyebaran Covid-19.

Bahkan, menurutnya, pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 berpotensi menggerus kualitas pesta demokrasi karena tendensi yang dibangun dalam memutuskan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 tetap 9 Desember hanya dengan diksi ‘yang penting pilkada jalan’.

Mardani menyayangkan tendensi tersebut karena mengartikan bahwa biaya penyelenggaraan pilkada yang tinggi tidak akan sebanding dengan kualitas yang akan dihasilkan.

Mardani pun menilai bahwa rencana menggelar kampanye secara daring akan kurang efektif, khususnya di beberapa wilayah yang tidak memiliki akses jaringan internet memadai.

Berangkat dari itu semua, dia menilai partisipasi pemilih di Pilkada Serentak 2020 berpotensi menurun. Menurutnya, hal itu juga berpotensi membuat berbagai jenis kecurangan bisa terjadi.

“Justru bisa menimbulkan potensi kecurangan dalam pilkada seperti potensi manipulasi suara, penyalahgunaan kertas suara atau bahkan meningkatnya potensi politik uang di masyarakat,” tutur Ketua DPP PKS itu.

Tiga Alasan Tunda Pilkada

Pengamat politik Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam mengatakan langkah ideal yang harus dilakukan pemerintah adalah menunda penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 demi aspek keselamatan kesehatan masyarakat, ketahanan ekonomi, dan kualitas demokrasi.

Menurutnya, Pilkada Serentak 2020 tidak akan ada artinya bila tiga hal itu terabaikan dan partisipasi pemilih menurun secara drastis.

“Idealnya, demi aspek keselamatan, ketahanan ekonomi, kualitas demokrasi, apa arti pilkada kalau partisipasi pemilihnya rendah kan terdegradasi juga, maka sebaiknya ditunda,” ucap Khoirul kepada CNNIndonesia.com.

Dia pun menyatakan waktu untuk menunda penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 terbaik adalah saat ini. Menurutnya, penundaan tidak boleh dilakukan setelah angka penyebaran kasus Covid-19 semakin meningkat di satu atau dua bulan mendatang.

Pasalnya, kata Khoirul, langkah tersebut akan tidak adil bagi calon kepala daerah serta tim suksesnya yang telah mengeluarkan anggaran untuk mengikuti tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.

“Kepastian akan jauh lebih penting dibandingkan kehati-hatian tapi tidak pasti, kalau mau benar-benar [menunda] itu akan lebih baik menyelamatkan kesehatan publik, ekonomi negara, dan demokrasi nasional. Tapi kalau masih galau, itu merusak sistem kompetisi,” tuturnya.

Namun begitu, Khoirul meyakini pemerintah tidak akan menunda kembali penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Menurutnya, dua hal menjadi dasar pemerintah tidak akan menunda penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 lagi.

Pertama, lanjutnya, pemerintah berharap penyelenggaraan pesta demokrasi tahun ini bisa memperbaiki kondisi perekonomian nasional yang sedang buruk akibat terdampak Covid-19.

Khoirul menerangkan, penyelenggaraan pilkada akan menggerakkan roda sosial dan ekonomi yang berkaitan dengan mobilisasi massa, logistik, hingga alokasi anggaran. Menurutnya, hal-hal tersebut akan berimplikasi positif terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi suatu negara karena berkaitan dengan perputaran uang.

Namun, ia mengakui, hal ini sulit terwujud secara baik. Pasalnya, Pilkada Serentak 2020 akan diselenggarakan dengan protokol Covid-19 yang sangat ketat dan banyak dalam bentuk daring demi menghindari kerumunan masyarakat.

“Posisi pemerintah sudah kepalang basah, makanya bisa berharap untung tapi bisa buntung,” tuturnya.

Faktor kedua, kata Khoirul, partai penguasa dalam hal ini PDI Perjuangan ingin mempertahankan kekuasaan di daerah. Menurutnya, mesin PDIP tidak akan bisa bekerja secara efektif bila penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 terus diundur.

“Saya menangkap pemerintah ingin memastikan kantong suara di daerah yang selama ini lebih banyak didominasi penguasa [karena] PDIP lebih banyak duduk di posisi 1 atau 2, [ingin] memastikan bahwa mereka tetap menguasai di wilayah pemerintah daerah,” ucapnya.

Di saat yang sama, Khoirul menambahkan partai politik selain PDIP juga berusaha agar Pilkada Serentak 2020 tidak diundaur kembali. Dia berpendapat, pengunduran kembali penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 hanya hanya akan menguntungkan calon petahana sebagai pemegang kendali atas alokasi anggaran daerah dan struktur pemerintahan daerah.

“Kalau diundur, mereka sama-sama repot. Jadi, pilihan paling rasional walau itu sangat pahit dan konsekuensinya sangat besar, pilkada dijalankan dengan protokol sangat ketat,” ujarnya. (Sumber: cnnindonesia)

ShareTweetSendShareSharePin

Baca Juga

Nasional

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi menghadiri Konferensi Kota Toleran di Kota Singkawang

Penulis: Konstruktif.id
16 November 2025 | 18:59 WIB

Singkawang - Konstruktif.id | Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi menghadiri Konferensi...

Read moreDetails
Nasional

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi menghadiri Pembukaan Indonesia Ekonomi Syariah Tahun 2025-Forum & Expo di Islamic Center

Penulis: Konstruktif.id
25 Oktober 2025 | 19:35 WIB

Mataram - Konstruktif.id | Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi menghadiri...

Read moreDetails
Nasional

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bertemu pihak PTPN 3 Holding

Penulis: Konstruktif.id
22 Agustus 2025 | 17:05 WIB

Jakarta - Konstruktif.id | Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bertemu pihak PTPN 3 Holding, di Gedung Agro Plaza Lantai...

Read moreDetails
Nasional

Rapimnas Peradi Pergerakan di Samosir, akan Mengeluarkan Memorandum Danau Toba  

Penulis: Konstruktif.id
5 Juni 2025 | 19:08 WIB

Pematangsiantar –Konstruktif.id | Dewan Pimpinan Pusat Persaudaraan Profesi Advokat Nusantara atau DPP Peradi Pergerakan akan menggelar rapat pimpinan nasional atau...

Read moreDetails
Nasional

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Menghadiri dan Menerima Penghargaan dari SETARA Institute dalam acara Peluncuran Indeks Kota Toleran 2024

Penulis: Konstruktif.id
27 Mei 2025 | 22:22 WIB

Jakarta - Konstruktif.id | Kota Pematangsiantar meraih prestasi membanggakan. Di tahun 2024, Kota Pematangsiantar sebagai Kota Toleran di Indonesia naik...

Read moreDetails
Nasional

Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi Bersama Ketua TP PKK Dari Berbagai kota se-Indonesia Menghadiri Ladies Program

Penulis: Konstruktif.id
8 Mei 2025 | 21:36 WIB

Surabaya - Konstruktif.id | Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK dari berbagai kota...

Read moreDetails

Berita Terkini

Pematangsiantar

Polsek Siantar Utara Tingkatkan Patroli Cegah Tawuran Pelajar

31 Januari 2026 | 00:18 WIB
Pematangsiantar

Polsek Siantar Timur Laksanakan Sambang Kamtibmas dan Tempel Stiker Call Center 110

31 Januari 2026 | 00:15 WIB
Pematangsiantar

Ciptakan Kamtibmas Yang Kondusif,Samapta Polres Pematangsiantar Pengamanan Objek Vital

31 Januari 2026 | 00:12 WIB
Pematangsiantar

Cegah 3C dan Premanisme,Polsek Siantar Barat Rutin Patroli Jalan Kaki

31 Januari 2026 | 00:08 WIB
Pematangsiantar

Polsek Siantar Barat Respon Cepat Temukan HP Siswi SMA Terjatuh

31 Januari 2026 | 00:05 WIB
Pematangsiantar

Kasat Samapta Polres Pematangsiantar Pengecekan Personil Pengamanan Objek Vital

29 Januari 2026 | 20:16 WIB
Pematangsiantar

Kasat Lantas Polres Pematangsiantar Survey Perlintasan Sebidang Rel Kereta Api

29 Januari 2026 | 20:11 WIB
Pematangsiantar

Berikan Rasa Aman,Sat Binmas Polres Pematangsiantar Patroli Sambang Kamtibmas 

29 Januari 2026 | 20:07 WIB
Pematangsiantar

Respon Cepat, Polsek Siantar Utara Cek Dugaan Tawuran Pelajar SMA di Jalan Patuan Anggi

29 Januari 2026 | 20:04 WIB
Pematangsiantar

Polres Pematangsiantar Monitoring Distribusi MBG di SMA Negeri 3

29 Januari 2026 | 20:00 WIB
Pematangsiantar

Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi menyerahkan Hadiah Lomba PKK Tingkat Kota Pematangsiantar

29 Januari 2026 | 19:57 WIB
Pematangsiantar

Cegah Curanmor,Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Sampaikan Himbauan kepada Juru Parkir

28 Januari 2026 | 22:52 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2020-2024 Konstruktif ID

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Regional/Daerah
    • Medan
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
  • Hiburan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Profil
  • Sehat
  • Seremoni
  • Video
  • Viral

© 2020-2024 Konstruktif ID

rotasi barak berita hari ini danau toba