Konstruktif News
Sabtu, 29 November 2025
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Regional/Daerah
    • Medan
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
  • Hiburan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Profil
  • Sehat
  • Seremoni
  • Video
  • Viral
Konstruktif News
No Result
View All Result
Konstruktif News
No Result
View All Result
  • News
  • Peristiwa
  • Regional/Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Hiburan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Video
  • Viral
Home News Nasional

Uji Sampel COVID-19, Satu Orang Bisa Lebih dari Satu Spesimen

redaksi Penulis: redaksi
20 Juni 2020 | 19:39 WIB
Rubrik: Nasional, News
0

Jakarta | Konstruktif – Dalam upaya percepatan penanganan COVID-19, Kementerian Kesehatan RI sebagai bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan tracing melalui pemeriksaan spesimen dari tiap-tiap pasien secara masif di seluruh provinsi di Indonesia.

Hasil pemeriksaan spesimen yang diproses melalui laboratorium tes Polymerase Chain Reaction (PCR) atau Tes Cepat Molekuler (TCM) itu kemudian disebut data primer ‘all record’ yang masih akan diverifikasi untuk selanjutnya dikelompokkan dan dilaporkan ke Badan Kesehatan Dunia (WHO). Selain itu, hasil data pemeriksaan yang telah diverifikasi tersebut sekaligus sebagai titik awal penentuan tracing lebih lanjut.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, Achmad Yurianto mengatakan bahwa satu orang yang diperiksa dapat menghasilkan lebih dari satu spesimen.

“Ada satu orang dengan tiga spesimen, dengan dua spesimen,” ungkap Yuri.

Adapun spesimen tersebut sebagai contoh adalah pemeriksaan uji sampel nasofaring dan orofaring yang diambil dari satu orang. Artinya ada dua spesimen dari satu orang yang kemudian akan diperiksa melalui laboratorium.

Kemudian, hasil uji spesimen tersebut akan diverifikasi apakah hal itu merupakan kasus baru atau kasus yang sebelumnya sudah diperiksa, ditindak lanjuti dan berada dalam masa tunggu uji hasil spesimen atau follow up.

Dari verifikasi tersebut, menurut Yuri, kemudian akan diberi nomor registrasi dan dilaporkan ke WHO sekaligus sebagai acuan titik tracing.

“Setelah ketemu orangnya masih harus kita verifikasi, ini kasus baru atau kasus follow up?,” jelas Yuri.

“Karena setiap kasus baru yang kita identifikasi maka kewajiban kita adalah harus memberikan nomor registrasi. Ini COVID nomor berapa. Ini yang kemudian kita laporkan ke WHO. Dan inilah nanti jadi acuan titik tracing,” imbunya.

Selanjutnya apabila ternyata kasus follow up, maka akan ditunggu kapan negatifnya sehingga kemudian akan dikelompokkan dan dilaporkan sebagai pasien sembuh COVID-19.

Rapid Test Tidak Dihitung

Menurut Yuri, pemeriksaan uji sampel yang direkomendasikan oleh WHO adalah harus pemeriksaan antigen, yang dalam hal ini menggunakan Real Time PCR atau TCM yang sudah direkomendasikan oleh WHO. Sementara rapid test tidak masuk dalam pelaporan Kementerian Kesehatan RI.

“Rapid Test kan hanya untuk screening, jadi tidak masuk dalam pelaporan kita,” jelas Yuri.

Yuri juga mengatakan bahwa sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Gugus Tugas Nasional melalui Kementerian Kesehatan diharapkan dapat melakukan pengetesan secara masif dari 10 ribu menjadi 20 ribu lebih.

Dalam hal ini, istilah masif berbeda dengan massal.

“Masif artinya, harus guidance_nya adalah kontak _tracing. Jadi semua kasus yang dicurigai dari kontak tracing, (kontak dekat dengan konfirmasi positif COVID-19 yang sudah dipastikan) harus dilakukan tes, dalam rangka untuk mencari dan mengisolasi agar tidak menjadi sumber penularan di komunitasnya,” jelas Yuri.

“Kalau massal, berarti siapapun yang datang, random aja kita tes,” imbuh Yuri.

Dalam kesempatan tersebut, Yuri juga menambahkan bahwa sebanyak hampir 70 persen kasus terkonfirmasi positif di masyarakat adalah minim keluhan. Adapun keluhan minimal itu kemudian dapat dipersepsikan masyarakat tidak sakit.

“Kalau misalnya; Ya saya batuk tapi jarang-jarang, ya panas tapi tidak tinggi-tinggi banget, jadi aku enggak sakit,” jelas Yuri.

Padahal meski tanpa gejala, namun nyatanya apabila kemudian hanya dianggap remeh dan tidak melakukan isolasi mandiri, maka dapat berpotensi bahwa seseorang yang terkonfirmasi positif COVID-19 dapat menularkan kepada masyarakat yang lebih rentan.

“Itu yang harus diperhatikan,” pungkas Yuri. (Red)

ShareTweetSendShareSharePin

Baca Juga

News

Polres Pematangsiantar Tegaskan Kasus Pencabulan Terhadap Anak Masih Proses, Bantah Penanganan nya Lambat

Penulis: Konstruktif.id
26 November 2025 | 20:28 WIB

Pematangsiantar - Konstruktif.id | Polres Pematangsiantar menegaskan bahwa penanganan kasus pencabulan Terhadap Anak yang terjadi Jl. Pisang Gang. Durian Kel....

Read moreDetails
Nasional

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi menghadiri Konferensi Kota Toleran di Kota Singkawang

Penulis: Konstruktif.id
16 November 2025 | 18:59 WIB

Singkawang - Konstruktif.id | Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi menghadiri Konferensi...

Read moreDetails
News

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025

Penulis: Konstruktif.id
28 Oktober 2025 | 22:23 WIB

Pematangsiantar - Konstruktif.id | Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun...

Read moreDetails
Nasional

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi menghadiri Pembukaan Indonesia Ekonomi Syariah Tahun 2025-Forum & Expo di Islamic Center

Penulis: Konstruktif.id
25 Oktober 2025 | 19:35 WIB

Mataram - Konstruktif.id | Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi menghadiri...

Read moreDetails
News

Komitmen Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba, Polres Pematangsiantar Amankan Residivis Miliki Ganja

Penulis: Konstruktif.id
22 Oktober 2025 | 22:27 WIB

Pematangsiantar - Konstruktif.id | Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsianțar berhasil menangkap seorang residivis kasus narkoba berinisial FM (31) memiliki narkotika...

Read moreDetails
News

Pamapta Polres Pematangsiantar Resmi Meluncur, Pelayanan Cepat, Respon Tepat

Penulis: Konstruktif.id
21 Oktober 2025 | 22:02 WIB

Pematangsiantar - Konstruktif.id | Bertempat di Lapangan Apel, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH pimpin Apel...

Read moreDetails

Berita Terkini

Pematangsiantar

Polsek Siantar Martoba Selesaikan Dugaan Pencurian di SMP Negeri 10 Dengan Problem Solving

29 November 2025 | 16:05 WIB
Pematangsiantar

Kapolsek Siantar Selatan Bersama Personil Gotong Royong di Jalan Marimbun

29 November 2025 | 15:58 WIB
Pematangsiantar

Polres Pematangsiantar Kirim Bantuan kepada Korban Bencana Alam

29 November 2025 | 15:55 WIB
Pematangsiantar

Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn didampingi ketua TP PKK kota Pematangsiantar menghadiri Supervisi Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Tingkat Kota Pematangaiantar

29 November 2025 | 15:50 WIB
Pematangsiantar

Wakapolres Pematangsianțar Ikuti Rapat Kondisi Terkini Cuaca Ekstrem

28 November 2025 | 17:48 WIB
Pematangsiantar

Antisipasi Banjir, Polsek Siantar Martoba Monitoring Aliran Sungai

28 November 2025 | 17:44 WIB
Pematangsiantar

Polres Pematangsiantar Hadiri Pemusnahan Barang Bukti sudah Inkracht di Kantor Kejari Pematangsiantar

28 November 2025 | 17:40 WIB
Pematangsiantar

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn Rapat Koordinasi (Rakor) Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana di Kota Pematangsiantar

28 November 2025 | 17:36 WIB
Pematangsiantar

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Monitoring Situasi Arus Lalin Macet dan Banjir

27 November 2025 | 20:53 WIB
Pematangsiantar

Ops Zebra Toba 2025, Sat Lantas Polres Pematangsiantar Sosialiasi di Jalan Parapat

27 November 2025 | 20:47 WIB
Pematangsiantar

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn dan Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi bersama para guru memeringati Hari Guru Nasional Tahun 2025 sekaligus HUT ke-80 PGRI.

27 November 2025 | 20:42 WIB
Pematangsiantar

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Lahiri Amri Ghoniyu Hasibuan SSTP MAP bersama Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga SH melakukan kick off tanda dibukanya Kejuaraan Futsal Antar Mahasiswa

27 November 2025 | 20:37 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2020-2024 Konstruktif ID

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Regional/Daerah
    • Medan
    • Pematangsiantar
    • Simalungun
  • Hiburan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Profil
  • Sehat
  • Seremoni
  • Video
  • Viral

© 2020-2024 Konstruktif ID

rotasi barak berita hari ini danau toba